Jenis
rotan penghasil jernang antara lain : Daemonorops draco BL, D.draconcellus
BECC, D. mattanensis BECC, D. micrantus BECC, D. motleyi BECC,
D. propinquess BECC, D. rubber BL, D. sabut BECC, D.
micracanthus BECC. dan lain-lain.
Jenis
rotan tersebut tersebar di pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera
Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu), Nusa Tenggara, Kalimantan Barat,
Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi
Jernang
termasuk kelompok resin keras berwarna merah berbentuk Amorf dengan padatan
yang mengkilat, bening, atau kusam, rapuh, meleleh bila dipanaskan dan mudah
terbakar dengan mengeluarkan asap dan bau yang khas.
Berat
jenis (BJ) 1,18-1,20 bilangan asam rendah, bilangan ester sekitar 140, titik cair sekitar 120°C, larut dalam alhohol, eter, minyak lemak dan minyak atsiri.
Sebagian larut dalam kloroform, etil asetat, petroleum spiritus dan karbon
disulfida serta tidak larut dalam air. Komponen kimia utama pada resin yang
dihasilkan buah jernang adalah resin ester dan dracoresino tannol (57-82%).
Selain itu resin berwarna merah tersebut juga mengandung senyawa-senyawa
seperti dracoresene (14%), dracoalban (hingga 2,5%),
Jenis
Rotan penghasil jernang yang terdapat dipulau Jawa diantaranya:
Rotan
Balubuk (Calamus
burckianus Beccari) Disebut juga sebagai Howe balubuk (Sunda) rotan
sepet, penjalin bakul (Jawa). Daerah sebarannya Jawa Barat dan Jawa Tengah
Rotan
Bubuai (Plectocomia
elongata Martius ex Blume) Hoe bubuai (Sunda), menjalin warak
(Jawa) Daerah sebarannya meliputi Jawa, Sumatera, dan Kalimantan
Rotan
Seuti (Calamus
ornatus Blume) Disebut juga sebagai Howe seuti, rotan kasur (Jawa
Barat), rotan kesup (Bengkulu), rotan lambang (Sulawesi Tengah), rotan buku
dalam (Sulawesi Utara), minong atau munau (Kalimantan) Daerah sebarannya antara
lain Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
Rotan
Jernang Besar (Daemonorops
draco Blume) Disebut juga Jernang, Beruang (Sumatera Selatan),
Getik Badag (Jawa Barat), Getik Warak (Jawa Tengah) Tersebar di Sumatera dan Semenanjung
Malaysia.
Rotan
Seel (Daemonorops
melanochaetes Blume) Disebut juga Penjalin manis, dendek, rotan
getah. Tersebar di Sumatera, Jawa, Malaysia, dan Thailand.
Rotan
Bubuai (Plectocomia
elongata Martius ex Blume) Hoe bubuai (Sunda), menjalin warak (Jawa).
Daerah sebarannya meliputi Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Rotan
Semambu (Calamus
scipionum Loureiro) Daerah sebarannya antara lain Sumatera,
Kalimantan, dan Jawa.
Rotan
Getah (Daemonorops
rubra (Reinw. ex Blume Mart) Disebut juga Rotan leules, rotan
pelah, rotan selang, rotan teretes (Sunda), rotan penjalin sepet, rotan
penjalin ayam (Jawa), rotan getah (Sumatera). Tersebar di Jawa dan Sumatera.
Rotan
Udang (Korthalsia
echinometra Beccari) Disebut juga Rotan semut, rotan dahan, rotan
meiya, uwi hurang. Tersebar di Jawa, Sumatera, Bengkulu, Kalimantan, dan
Semenanjung Malaysia.
Rotan
Korod (Calamus heteroideus Blume) Disebut juga Rotan Lilin. Daerah
sebarannya meliputi Jawa.
Rotan
Sampang (Korthalsia
junghuhnii Blume) Disebut juga Howe sampang, owe
menceng. Tersebar di Jawa dan Sumatera.






itu pohon warak , di kampungku banyak , air pohonnýa bisa buat obat batuk
BalasHapus